selamat datang di blog resmi Balai Penyuluhan Pertanian dan Kehutanan (BPPK) kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang, blog ini tersusun atas kerjasama BPPK Kecamatan Ngablak-peserta pelatihan e petani dan BPTP Propinsi Jawa Tengah (alamat: BPPK Ngablak, Jln. Ngablak-Grabag Km 0,5, Ngablak Magelang 56194 Telp 0298 318 212)

Rabu, 12 Oktober 2011

Menuju Pertanian Ngablak Ramah Lingkungan-GO GREEN INDONESIA


Trend Masyarakat Dunia Untuk Kembali Ke Alam ( Back To Nature ) telah menyebabkan permintaan produk pertanian organik diseluruh dunia tumbuh pesat sekitar 20% per tahun. Sehingga pada tahun 2010 pangsa pasar dunia terhadap produk pertanian organik akan mencapai hingga USD 100 milyar  ( Ditjend BPPHP Deptan, 2001 ).
Untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara penghasil pangan organik yang dapat mengisi pasar dunia, maka Pemerintah melalui Departemen Pertanian telah mencanangkan program “ Indonesia Go Organik 2010 “
Latar Belakang
-     Melambungnya harga pupuk kimia di pasaran
-     Penggunaan pupuk kimia yang berkonsentrasi tinggi dengan dosis berlebihan dalam kurun waktu yang lama menurunkan tingkat kesuburan tanah karena berkurangnya kandungan bahan organik tanah. Lebih lanjut mengakibatkan pencemaran air, tanah, gangguan kesehatan petani, menurunnya hasil pertanian
-     Residu penggunaan pupuk kimia akan menjadi faktor penentu daya saing produk-produk pertanian yang akan memasuki pasar global. Oleh karena itu perlu dicari pupuk yang ramah lingkungan, sehingga aman dan menjamin kelestarian sumber daya lahan
-     Pemanfaatan hasil samping dari limbah pertanian dan peternakan untuk menghasilkan pupuk yang ramah lingkungan demi terwujudnya pertanian organik

KONDISI PERTANIAN INDONESIA SEKARANG
Akibat penggunaan pupuk kimia yang berlebihan dan eksploitasi lahan pertanian serta penggunaan pestisida kimia secara berlebihan selama 30 tahun terakhir menyebabkan menurunnya daya dukung lahan pertanian, sehingga terjadi kondisi sbb :
-     Kandungan bahan organik tanah + mikro organisme saat ini hanya sekitar 1% padahal idealnya adalah 5%.
-     Aktifitas mikrobia tanah rendah.
-     Sifat fisik, kimia dan biologi tanah menurun.
-     Kesuburan tanah berkurang.
-     Kebutuhan pupuk kimia cenderung meningkat, tetapi tidak selalu diikuti oleh peningkatan produksi.

PERTANIAN SEHAT RAMAH LINGKUNGAN
sistem pertanian sehat ramah lingkungan adalah sistem pertanian yang dapat mempertahankan keberlanjutan kesuburan dan produktivitas tanah, menciptakan konservasi tanah dan mengurangi degradasi tanah
CIRI-CIRI PERTANIAN SEHAT RAMAH LINGKUNGAN
  1. Memproduksi bahan makanan yang berkualitas tinggi  (bebas dari senyawa / polutan anorganik racun)
  2. Memperbaiki dan mendukung siklus biologis dalam usaha tani dengan memanfaatkan mikrobia, flora dan fauna tanah serta tumbuhan dan tanaman
  3. Mengelola dan meningkatkan  kelestarian kesuburan tanah
  4. Meminimalkan segala bentuk kerusakan dan polusi dalam tanah, serta
  5. Memanfaatkan dan menghasilkan produk pertanian organik yang mudah dirombak dari sumber yang dapat didaur ulang

PERTANIAN ORGANIK
Pertanian organik adalah sistem produksi pertanian yang holistik dan terpadu, yang mengoptimalkan kesehatan dan produktivitas agro-ekosistem secara alami, sehingga mampu menghasilkan pangan dan serat yang cukup, berkualitas, dan berkelanjutan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar